Senin, 30 April 2018


DESIGN AND APPLICATION OF URBAN PLANNING AND LOCATION SYSTEM BASED ON GIS TECHNOLOGY.

DESAIN DAN APLIKASI PERENCANAAN KOTA DAN SISTEM LOKASI BERBASIS TEKNOLOGI GIS

(Sumber artikel : Qinglin Luan, Li Zhang ; Design and Application of Urban Planning and Location System Based on GIS Technology ; 2017 ; hal. 5-9 ; https://search.proquest.com/docview/1953806060/fulltextPDF/280009520FCE48CDPQ/3?accountid=38628 )

(Kelompok SIG D 11 : Aulia N. Aryono/1625010175 ;  Laddy Jeffrina N./1625010180 ; Widiyah Miftachul C./1625010184)


GIS adalah sebuah sistem teknologi komputer yang didasarkan pada data spasial geografis. GIS ini bisa melakukan akuisisi data, klasifikasi manajemen, pengolahan data, analisis data, analisis statistik ilmiah, dan simulasi operasi pada data spasial informasi geografis. Selain itu, GIS menyediakan operator sistem dengan basis data kuantitatif melalui dukungan hardware dan software. Sistem teknologi komputer dibagi menjadi 4 (menurut klasifikasi sarana dan metode teknis) diantaranya yaitu hardware, sotfware, data, dan aplikasi. Melalui adanya penerapan GIS bagi perencanaan kota yaitu pengguna lebih fokus menangani isu-isu inti perencanaan kota.
Kegiatan utama pada perencanaan kota umumnya dibagi menjadi dua yaitu :
·      perencanaan kota, meliputi perencanaan regional, perencanaan induk dan zonasi.
·      perencanaan khusus, meliputi rute transportasi, infrastruktur, fasilitas umum dan perencaan konservasi warisan sejarah.
Sistem geografis spasial GIS memiliki keunggulan yang menonjol yaitu dapat menyediakan pengguna dengan kondisi dinamis, seperti atribut yang relevan dari semua jenis objek dan model. Pengguna dapat dengan cepat mengklasifikasikan, meminta, dan menganalisis informasi melalui fitur pengambilan keputusan khusus dari GIS seperti analisis spasial dan tampilan virtual. GIS juga dapat melakukan analisis kualitatif, analisis kuantitatif, pembentukan model, dan prediksi hasil untuk secara efektif meningkatkan kualitas dan efisiensi perencanaan dan manajemen.
Di dalam desain sistem perencanaan kota dan pemilihan lokasi, terdapat 3 hal yang perlu dilakukan diantaranya :
·      analisis persyaratan sistem
·      sistem desain arsitektur
·      desain tabel database
·      Analisis Persyaratan Sistem
Menganalisis persyaratan sistem merupakan langkah awal dalam sistem desain berdasarkan permintaan yang akurat. Data GIS adalah komponen kunci dari sistem GIS. Elemen-elemen yang terkait dengan data untuk memperoleh persyaratan pengguna meliputi gaya output data (tampilan layar, hasil keluaran, dan media penyimpanan), isi dan persyaratan data output (spesifikasi data dan standar), distribusi data, serta peta kertas yang ada (format data, akurasi, sistem, akurasi, pembandingan, dan faktor skala).
·      Sistem Desain Arsitektur
Setiap tingkat pada sistem perangkat lunak manajemen situs perencanaan kota memiliki lapisan yang berbeda. Ada 3 tingkatan dalam sistem arsitektur, diantaranya :
§  Lapisan data (data layer) adalah dasar dari seluruh perangkat lunak perencanaan yang meliputi lokasi saat ini dari wilayah tersebut, kondisi lalu lintas, semua aspek informasi ruang jaringan pipa bawah tanah, informasi pengguna, dan semua data dokumen. Semua data dikelola oleh database relasional oracle, yang menjamin keamanan dan efisiensi manajemen data dan pemeliharaan.
§  Lapisan driver (driver layer) adalah jaminan dasar dari perangkat lunak perencanaan yang meliputi jaringan, sistem keamanan, rencana manajemen, program pemeliharaan, aliran sistem standar, dan sistem jaminan kualitas. Pertukaran dua arah antara data dan sistem dapat dicapai melalui lapisan driver (driver layer).
§  Lapisan aplikasi secara langsung menghadapi pengguna akhir dan merupakan perwujudan eksternal dari seluruh perangkat lunak perencanaan. Kualitas perangkat lunak ditentukan oleh kemampuan perangkat lunak untuk memenuhi persyaratan pengguna, bukan oleh alat pemrograman lanjutan, konsep pemrograman baru, dan algoritme data unik.
·      Desain Tabel Database
Tabel database dalam pengembangan perangkat lunak dan desain dibagi menjadi  dua bagian sesuai dengan karakteristik data yaitu tabel data statis dan dinamis.
a.    Data statis adalah pengelolaan pengguna dan informasi geografis spasial yang baik konstan atau final dan dapat digunakan dalam pemrosesan data dan komputasi data.
b.    Data dinamis adalah data proses antara persetujuan pesan dan data faktor pembobotan, yang bervariasi tergantung pada skenario.
Pengguna informasi manajemen data yang utama digunakan dalam proses manajemen login dan hak istimewa. Jenis desain database melibatkan pola dan langkah yang sangat matang. Database login umumnya terdiri dari beberapa tabel data dasar. Tabel pertama menyimpan data kunci yang diperlukan untuk fungsi login. Tabel kedua adalah tabel relasional yang dapat menyimpan izin. Tabel ketiga digunakan untuk menyimpan informasi tambahan.
Berdasarkan jurnal yang saya baca, terdapat beberapa analisis kasus yang dapat dikaji dalam lingkup perencaan kota yang memanfaatkan aplikasi teknologi GIS, diantaranya :
ü  Pilihan faktor evaluasi
Lokasi fasilitas pensiun/lansia dapat mempengaruhi kenyamanan dan lalu lintas. Faktor evaluasi lokasi fasilitas pensiu/lansia dibagi menjadi 4 kategori yaitu :
a.       Kepadatan penduduk lanjut usia, mencerminkan karakteristik populasi lansia di berbagai wilayah kota.
b.      Lalu lintas, mencerminkan kelayakan lokasi fasilitas pension.
c.       Fasilitas
d.      Faktor lingkungan
Hasil survei menunjukkan bahwa orang yang lebih tua lebih cenderung memilih fasilitas pensiun di dekat halte bus dan jalan.
ü  Analisis buffer faktor evaluasi
Penyelidikan mengungkapkan bahwa jarak perjalanan lansia dapat dibagi menjadi empat bagian: 150, 300, 500, dan 800 meter. Nilai evaluasi setiap zona penyangga diatur sesuai dengan tingkat kepentingan dalam perencanaan keseluruhan kota dan dengan memanfaatkan analisis lingkungan GIS.
ü  Analisis bobot faktor evaluasi
Penelitian ini menggunakan survei kuesioner untuk memungkinkan orang tua menilai setiap faktor evaluasi. Faktor-faktor tertimbang dan nilai berat yang sesuai dengan masing-masing faktor dimasukkan melalui alat analisis spasial dalam sistem GIS.

Jurnal bisa didapat dengan membuka link di bawah ini :
https://drive.google.com/open?id=1xtvqTsR_4vyoHhZms2EYhnmJPP3NYjLJ


Power Point bisa didapat dengan membuka link di bawah ini :
https://drive.google.com/open?id=1h_8SP0tT_4sHCj8pQU0tULjfcDc9brya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar